pada kali ini saya akan membahas tentang sistem pendidikan di indonesia
seperti yang kita tahu di indonesia telah di wajibkan sekolah selama 9 tahun,yang dimana 9 tahu itu adalah 6 tahun Sekolah Dasar dan 3 tahun Sekolah Menengah Pertama,namun sangat baik jika ditambah 3 tahun SMA .pada saat SD,anak" di indonesia di berikan pelajaran dasar seperti Mtk,ipa,ips,bahasa dll,anak-anak belum di juruskan pada pelajaran yang mereka sukai
jadi bagi mereka yg tidak suka pelajaran tertentu mereka terpaksa mempelajarinya
begitu juga saat SMP,pelajaran-pelajaran yang di pelajari juga masilah pelajaran dasar dan tidak menjurus,hal ini banyak menyebabkan beberapa nilai anak hancur di karenakan ketidak mintannya,tidak seperti di luar negeri,jepang contohnya,disana pada saat smp sudah di berikan sistem penjurusan,jadi anak-anak smp di sana hanyalah mempelajari pelajaran yang mereka minati,jadi merka bisa fokus pada apa yang mereka minati.
pada saat SMA ,anak-anak di indonesia dapat memilih mau masuk ke SMA atau SMK,di SMK mereka akan di juruskan ke sesuatu yg lebih spesific,dan disana 70% praktek,dimana anak-anak lulusan smk di ajarkan untuk siap kerja,sedangkan SMA juga di bagi 2 jurusan yaitu IPA dan IPS,tetapi pada saat sma yang dipelajari adalah sebagian besar teori
dan juga terkadang penjurusan anak-anak sering tidak tepat.
menurut saya ada baiknya sistem pendidikan di indonesia di perbaiki,seperti wajib belajar 12 tahun,karena wajib belajar 9 tahun sama saja dengan tidak,di jaman sekarang ini sangat sedikit lowongan kerja yang mau menerima lulusan smp
dan juga sebaiknya indonesia sudah menerapkan sistem penjurusan pada saat smp,dan penjurusannya pun harus lebih spesific,contohnya saja di indonesia belum ada penjurusan seni,pertenakan dll,sedangkan mungkin saja ada anak-anak yang berminat di sana
menurut saya di indonesia sistem pendidikannya terlalu banyak mempelajari hal yang tidak perlu untuk orang tersebut,sehinnga dia membuang waktunya yg berharga demi belajar hal yang tidak dia minati.
sekian terimakasih
Rabu, 29 Oktober 2014
Selasa, 07 Oktober 2014
dampak budaya luar di depok dan diri saya sendiri
halo,kali
ini saya akan membahas tentang kebudayaan yang berpengaruh di kota yg saya
tempati,yaitu kota depok,dan bagi diri saya sendiri,ini adalah salah satu
tugaas kuliah saya,oke mari kita mulai
sebelumnya
mari kita lihat orang” di sekeliling kita,lihat dari cara
berpakaiannya,bicaranya,sikapnya dan bahkan gayanya.apakah mencerminkan sebagai
warga indonesia seperti dahulu kala?,ya mungkin sebagian,tetapi sekarang banyak
orang” yg terpengaruh budaya luar karena era globalisasi dan majunya
teknologi,budaya yang paling pekat berpengaruh adalah budaya barat,di sini
(kota depok) saya sudah banyak sekali
melihat anak” muda berpakaian seperti fashion orang barat seperti rok
mini,baju modis,dan banyak juga pakaian minim lainnya.serta juga banyak anak”
jaman sekarang berbicara campur aduk antara indonesia + inggris,dan hal itupun
terkadang di jadikan tren
banyak
sekali adat” indonesia sendiri yang lama” pudar di karenakan budaya dari luar
ini,dan dari bahasa pun kita juga bisa lihat,banyak kata” dari barat yg di
serap menjadi bahasa indonesia
dapat
kita lihat juga dalam sikap pergaulan,dimana wanita dan pria bergaul seperti
tidak ada batasnya,ini adalah salah satu pengaruh budaya luar,padahal dulu
pergaulan wanita dan pria itu ada batasnya,dan tidak sebebas sekarang
narkotika juga merupakan pengaruh
budaya barat ,banyak anak” muda yg terjerumus dalam narkotika,hal yg lebih
tidakasing lagi adalah sudah banyaknya tempat”
seperti BAR dan diskotik,dimana di tempat ini banak terjadi maksiat yg
merupakan budaya barat
tidak hanya budaya barat,budaya tmur
pun juga banyak berkembang di depok atau indonesia,mulai dari fashion,bahasa
dll,walaupun dampak pengaruhnya tidak sebesar budaya barat
bagi diri saya sendiri budaya barat
dan timur sangat terasa pengaruhnya,contohnya sajasaya sedikit terobsesi sama
budaya jepang sedangkan budaya indonesia sendiri saya hanya sedkit tau,dan dari
bahasa saya yg terkadang memakai bahasa inggris dan juga gaya saya
jadi menurut saya dampak budaya luar
banyak sekali effek negatifnya di indonesia ,karena indonesia dulunya adalah
sebuah bangsa yg sopan dan penuh dengan adat”,maka itu indonesia tidak cocok
dengan budaya luar
Langganan:
Postingan (Atom)