Senin, 15 Desember 2014

DISKRIMINASI

Nama : M.hasbi asshodhiqi/57414299
Kelas : 1IA06


                                                                   DISKRIMINASI

Diskriminasi adalah tindakan dimana suatu kelompok ataupun perorangan melakukan tindakan tidak adil kepada sebuah individu ataupun kelompok.diskriminasi di indonesia banyak terjadi di mana-mana saja,yang paling sering saya lihat adalah diskriminasi umur atau bisa di sebut kesenerioritasan .dimana sang junior di diskriminasi oleh senior,hal ini banyak terjadi di kalangan Sekolah Dasar maupun sampai dunia kerja.

contohnya saja kesenioritasan yang terjadi pada saat ospek Kuliah,di indonesia tidak dikit ospek di jadikan tempat untuk mendiskriminasikan  para junior,bahkan saya pernah melihat suatu fakultas yang dimana kesenioritasanya sangat tinggi,karena itu para junior akan banyak kena diskriminasi dari para senior.hal ini sangat tidak baik,karena para senior dan junior harusnya melakukan tindakan saling menghormati dan saling menyayangi
hal tindakan diskiriminasi banyak menjadi penyebab banyak orang menjadi stress bahkan bisa membuat seorang individu bunuh diri.maka dari itu diskriminasi sangat sangat tidak sepantasnya di lakukan.

Di indonesia juga saya melihat banyak diskriminasi Ras ,contohnya saja dari tempat asal saya di Jambi,Ras cina di diskriminasi oleh mayoritas,di Olok-olok bahkan di siniskan,oleh karena itu kebanyakan ras cina tidak menyatu dengan mayoritas karena diskriminasi itu.padahal kalau saja tidak ada diskriminasi kita dapat menyatu dan berteman dengan baik

jadi kesimpulan saya diskriminasi itu adalah tindakan yang tidak baik dan tidak sesuai HAM ,seseorang mempunyai hak  untuk tidak di di diskriminasi.
maka dari itu marilah kita mulai berteman ataupun tidak membeda-bedakan terhadap ras,agama,ataupun umur.

Rabu, 29 Oktober 2014

Pendidikan di indonesia

pada kali ini saya akan membahas tentang sistem pendidikan di indonesia
seperti yang kita tahu di indonesia telah di wajibkan sekolah selama 9 tahun,yang dimana 9 tahu itu adalah 6 tahun Sekolah Dasar dan 3 tahun Sekolah Menengah Pertama,namun sangat baik jika ditambah 3 tahun SMA .pada saat SD,anak" di indonesia di berikan pelajaran dasar seperti Mtk,ipa,ips,bahasa dll,anak-anak belum di juruskan pada pelajaran yang mereka sukai
jadi bagi mereka yg tidak suka pelajaran tertentu mereka terpaksa mempelajarinya

begitu juga saat SMP,pelajaran-pelajaran yang di pelajari juga masilah pelajaran dasar dan tidak menjurus,hal ini banyak menyebabkan beberapa nilai anak hancur di karenakan ketidak mintannya,tidak seperti di luar negeri,jepang contohnya,disana pada saat smp sudah di berikan sistem penjurusan,jadi anak-anak smp di sana hanyalah mempelajari pelajaran yang mereka minati,jadi merka bisa fokus pada apa yang mereka minati.

pada saat SMA ,anak-anak di indonesia dapat memilih mau masuk ke SMA atau SMK,di SMK mereka akan di juruskan ke sesuatu yg lebih spesific,dan disana 70% praktek,dimana anak-anak lulusan smk di ajarkan untuk siap kerja,sedangkan SMA juga di bagi 2 jurusan yaitu IPA dan IPS,tetapi pada saat sma yang dipelajari adalah sebagian besar teori
dan juga terkadang penjurusan anak-anak sering tidak tepat.

menurut saya ada baiknya sistem pendidikan di indonesia di perbaiki,seperti wajib belajar 12 tahun,karena wajib belajar 9 tahun sama saja dengan tidak,di jaman sekarang ini sangat sedikit lowongan kerja yang mau menerima lulusan smp
dan juga sebaiknya indonesia sudah menerapkan sistem penjurusan pada saat smp,dan penjurusannya pun harus lebih spesific,contohnya saja di indonesia belum ada penjurusan seni,pertenakan dll,sedangkan mungkin saja ada anak-anak yang berminat di sana
menurut saya di indonesia sistem pendidikannya terlalu banyak mempelajari hal yang tidak perlu untuk orang tersebut,sehinnga dia membuang waktunya yg berharga demi belajar hal yang tidak dia minati.
sekian terimakasih

Selasa, 07 Oktober 2014

dampak budaya luar di depok dan diri saya sendiri

halo,kali ini saya akan membahas tentang kebudayaan yang berpengaruh di kota yg saya tempati,yaitu kota depok,dan bagi diri saya sendiri,ini adalah salah satu tugaas kuliah saya,oke mari kita mulai
sebelumnya mari kita lihat orang” di sekeliling kita,lihat dari cara berpakaiannya,bicaranya,sikapnya dan bahkan gayanya.apakah mencerminkan sebagai warga indonesia seperti dahulu kala?,ya mungkin sebagian,tetapi sekarang banyak orang” yg terpengaruh budaya luar karena era globalisasi dan majunya teknologi,budaya yang paling pekat berpengaruh adalah budaya barat,di sini (kota depok) saya sudah banyak sekali  melihat anak” muda berpakaian seperti fashion orang barat seperti rok mini,baju modis,dan banyak juga pakaian minim lainnya.serta juga banyak anak” jaman sekarang berbicara campur aduk antara indonesia + inggris,dan hal itupun terkadang di jadikan tren
banyak sekali adat” indonesia sendiri yang lama” pudar di karenakan budaya dari luar ini,dan dari bahasa pun kita juga bisa lihat,banyak kata” dari barat yg di serap menjadi bahasa indonesia
dapat kita lihat juga dalam sikap pergaulan,dimana wanita dan pria bergaul seperti tidak ada batasnya,ini adalah salah satu pengaruh budaya luar,padahal dulu pergaulan wanita dan pria itu ada batasnya,dan tidak sebebas sekarang
narkotika juga merupakan pengaruh budaya barat ,banyak anak” muda yg terjerumus dalam narkotika,hal yg lebih tidakasing lagi adalah  sudah banyaknya tempat” seperti BAR dan diskotik,dimana di tempat ini banak terjadi maksiat yg merupakan budaya barat
           tidak hanya budaya barat,budaya tmur pun juga banyak berkembang di depok atau indonesia,mulai dari fashion,bahasa dll,walaupun dampak pengaruhnya tidak sebesar budaya barat
          bagi diri saya sendiri budaya barat dan timur sangat terasa pengaruhnya,contohnya sajasaya sedikit terobsesi sama budaya jepang sedangkan budaya indonesia sendiri saya hanya sedkit tau,dan dari bahasa saya yg terkadang memakai bahasa inggris dan juga gaya saya
          jadi menurut saya dampak budaya luar banyak sekali effek negatifnya di indonesia ,karena indonesia dulunya adalah sebuah bangsa yg sopan dan penuh dengan adat”,maka itu indonesia tidak cocok dengan budaya luar